Zaman klasik dan pertengahan
Sepanjang penelitian ada seorang sarjana polotik islam pertama yang menuangkan teori politiknya dalam suatu karya ilmiah yaitu Syihab Din Ahmad Ibn Rabi’, beliau adalah khalifah Abbasiyah kedelapan. Setelah itu munculllah pemikir-pemikir yang brillian seperti Farabi, Mawardi, Ghajali, Ibnu Taimiyah yang hidup setelah runtuhnya kekuasaan Abbasiyah, dan Ibnu khaldun yang hidup pada abad XIV masehi.
Ada dua ciri umum yang terdapat pada teori politik dari pemikir tersebut. Pertama, teori mereka tampak jelas adanya pengaruh alam pikiran Yunani, utamanya pada pandangan Plato, walaupun kualitas pengaruh itu tidak sama antara pemikir yang satu dengan pemikir yang lain. Kedua, kecuali Farabi, mereka mendasarkan teorinya pada penerimaan system kekuasaan yang ada pada zaman mereka.
Berikut ini diuraikan teori dari para pemikir-pemikir tersebut yang cukup representatif untuk mewakili pemikiran politik di dunia islam pada zaman klasik dan pertengahan:
Mengenai Saya
- PD Hima Persis Kota Bandung
- Pimpinan Daerah Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam Kota Bandung adalah level pimpinan yang membawahi 6 komisariat di enam perguruan tinggi yang ada di Kota Bandung; UIN Bandung, UnPad, UPI, STKIP Persis, Imarot, dan Unisba. Berkantor Sementara di jl. Perintis Kemerdekaan no. 2
Tampilkan postingan dengan label Progresif edisi perdana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Progresif edisi perdana. Tampilkan semua postingan
Kamis, 04 Agustus 2011
Pemikiran Politik Islam Klasik
Langganan:
Postingan (Atom)